Archive: Sastra Subscribe to Sastra
Indonesiaku Hari Ini
Oleh Aprilia Suzanna
Ribuan bola mata Indonesia
Menari manja di selebaran warta
Yang bukan hanya alunan abjad
Jika bukan cerita rakyat
Realita pancaroba Indonesiaku
Telah menggemparkan jagad raya
Terkadang menjadi insiden yang tak pernah pupus
Hentikan...
Elang Pulang di Bibir Pantai
Oleh Nazar Shah Alam
Mereka membelah perbukitan
Menyusuri sepanjang rimba
Lelaki gagah dan seorang janda sisa penjajahan
Rencong dan pedang senjata tuan
Darah mengalir di tanah tuan
Tanah pemberani
Tanah panas
Tanah merah dari darah perjuangan
Mereka...
Bukan Lagi Rindu
Oleh Muslim
Bukan hati tak bersahabat
Tapi rasa kadang tak tersenyum
Hingga semua terasa hampa
Tanpa kata, tanpa tanya
Hingga jawaban adalah fatamorgana
Dan cinta kini sirna
Dan semua menjadi lupa
Biar semua pergi berlalu
Karna kini, cinta bukan...
Djong (7)
LADANG
Ada ladang lada membentang hingga pandangan terbentur kaki bukit terjal. Bukit batu kapur. Konon, kata Ash di sana ada sebatang bunga cempaka jingga. Bunga itu jika diramu dengan daun talas sungai Nahal akan menjadi penawar racun paling...
Sepahit Kopi Aceh
Oleh Maulidar Wati
Aku berjalan setapak demi setapak mengelilingi kampungku yang sudah lama kutinggali demi meraih cita-citaku menjadi orang sukses di kampungku—oleh karena itu aku sekolah di Banda Aceh.
Awalnya sangat berat kutinggali tempat...
Perempuan Bermata Pedang
Oleh Bustami bin Arbi
Sorot matanya tajam menghujam ke relung sanubari. Sebilah pedang yang tergambar di semburat wajahnya seakan siap menerkam kuat ke leher lelaki kekar di depannya. Lembut suara saat bermanja ria dengan janin yang di rahimnya,...
Balada Pemimpi Kecil
Oleh Sukma Dini Amalia
Impian itu tertumpu pada derai-derai harapan
Pada sepetak sawah nan jauh
Pada reruntuhan bangunan yang sombong
Di situlah harapan itu hidup
Hidup makin sulit karena orang besar mempersulit
Lihatlah secercah cahaya pada...
Cercaan
Oleh Muslim
Di sudut kota itu
Ku lihat kebebasan adalah raja
Tiada lagi batas yang memisahkan
Kau,aku dan mereka
Hanyut dalam gemerlapnya malam
Entah mungkin sudah lumrah
Hingga kita tak perlu lagi merasa gerah
Pada alam yang senantiasa mencerca
Karna...
Di Sisa Dermaga yang Hilang
Oleh Bustami bin Arbi
Ombak menderu bersahut-sahutan
Merangkak menggebu ke bibir daratan yang dulu porak poranda
Siang ini, luka-luka tusukan dan gempuran air raksasa itu sirna di pelupuk mata
Tak ada lagi semburat wajah bernoda, ketika tubuh...
Djong (6)
”Tahun ular, kata mereka. Di tahun ini akan sangat banyak penindasan, akan sangat banyak kesengsaraan. Kita perlu berhati-hati. Bahkan pada orang-orang kita sendiri,” tambah lelaki itu. Aku terkejut dan melongo ke atasnya, ”siapa saja...
