Oleh Aprilia Suzanna
Ribuan bola mata Indonesia
Menari manja di selebaran warta
Yang bukan hanya alunan abjad
Jika bukan cerita rakyat
Realita pancaroba Indonesiaku
Telah menggemparkan jagad raya
Terkadang menjadi insiden yang tak pernah pupus
Hentikan permainanmu….oh penguasaku
Koruptor bagai flora di muka dunia
Sekularisme menjadi gelar Islam Indonesia
Penguasa hanya memandang kerabatnya
Inikah kredibilitasmu Indonesia!
Narkotika mendarahdaging pemuda bangsa
Perang saudara yang tak pernah kunjung reda
Namun perdamaian impian bersama
Citra kebebasan telah membudaya
HIV semerbak membabi buta
Ku junjung jua idealismemu
Sebagai tumpah darah ibu tercinta
Tak pernah ku enggan dan malu sebagai putra-putrimu
Tapi… mengapa ini kabarmu Indonesiaku
Penulis adalah santri Ponpes Modern Babun Najah, Banda Aceh

